Rabu, 05 September 2012

Look at this picture!

Jangan ngaku sok ganteng kalau lo gak bisa kaya ni orang!! (҂`´)-σ
Gak seperti orang bilang orang cakep dapetnya yang cakep, yang jelek dapetnya yang jelek, liat aja dunia ini adil kan, buktinya orang yang gak ganteng dapet yang cantik,bagaikan dalam cerita beauty and the beast (‾‾")





Sharing tentang kucing



1. Pada kulit kucing terdapat otot yg berfungsi utk menolak telur bakteri.
2. Otot kucing dpt menyesuaikan dgn sentuhan otot manusia.
3. Permukaan lidah kucing tertutupi berbagai benjolan kecil runcing mengerucut spt kikir/gergaji.
4. Bentuk lidah kucing berguna utk membersihkan kulit.
5. Ketika kucing minum, tdk ada setetes cairan yg jatuh dari lidahnya.
6. Lidah kucing dgn permukaan kasar sebagai pembersih bulu" mati.

cr via twitter 

@makanankucingku

Proses Perkawinan Kucing




Proses perkawinan kucing akan berlangsung 2-7 hari dan setelah itu pejantan dan betina bisa dipisahkan. Ini prosesnya:

1. Satukan kedua induk dalam satu ruangan yang sudah dipersiapkan.

2. Biarkan proses perkawinan
 berjalan alami selama sekitar 2-7 hari tergantung keberhasilannya, normalnya 3-4 hari saja. Biasanya perkawinan akan berlangsung berkali kali.



3. Pejantan akan mendekati betina, menciumi kemaluan betina, mulai menaiki sambil menggigit tengkuk betina, dan berlangsunglah perkawinan.



4. Proses perkawinan terjadi jika induk betina setelah kawin dia menggeram keras dan berguling-guling, kadang sambil menjilati kemaluannya. Karena penis pejantan bergerigi jadi betina akan kesakitan.



5. Ada kalanya betina sulit dikawini pejantan karena salah posisi (miring, terlentang, pinggul tidak diangkat). Jika hal ini terjadi maka Anda dapat membantunya dengan memegang betina pada posisi yang benar. Keberhasilan proses ini tergantung pada kemauan, kemampuan, pengalaman, dan kesabaran pejantan menghadapi betina.



6. Pisahkan kedua kucing jika proses perkawainan sudah selesai.



7. Sebaiknya mating dilakukan 3-4 kali per hari dalam jangka waktu 2-3 hari berturutan, setelah itu pisahkan pejantan dan betinanya sampai kita yakin terjadinya kehamilan.


cr : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=490601667617377&set=a.179958388681708.44712.179741675370046&type=1&relevant_count=1

Kamis, 09 Agustus 2012

Ternyata Alam Semesta Berbentuk Terompet Sangkakala




Assalamu'alaikum Wa Rahmatullah Wa Barakatuhu

Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan obs
ervasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari alam semesta raya ini sebab prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja.

Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet.

Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta dibawah).

Bentuk Alam Semesta

Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.

Abu Hurairah Radhiyallaahu 'Anhu berkata : Rasulullah bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Alloh menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah”. Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Alloh yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”

Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.

Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.

Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.

Dan Alloh telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam al Qur'an

Ayyatum Minal Qur'an

“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Alloh. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”(QS An Naml :87)

Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.

“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”

Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya? Maha Besar Engkau Ya Alloh, Allohu Akbar!

cr : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10151148438610180&set=a.10151003181825180.480702.327342750179&type=1&ref=nf

Jumat, 30 Maret 2012

Makalah 2 : Peran Budaya Daerah dalam Memperkokoh Ketahanan Budaya Bangsa

Peran Budaya daerah Dalam Memperkokoh Ketahanan Budaya Bangsa

Jumat, 02 Maret 2012

Tugas IBD BAB 1 - BAB 11






Nama : Dewi Ayu Kartika
Kelas : 1KA36
NPM : 11111954
Mata Kuliah : ILMU BUDAYA DASAR
Dosen : Muhammad Burhan Amin


BAB 1 TINJAUAN TENTANG IBD


BAB. 2 MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
BAB 3. KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTERAAN


BAB 4. MANUSIA DAN CINTA KASIH


BAB 5. MANUSIA DAN KEINDAHAN


BAB 6. MANUSIA DAN PENDERITAAN







BAB 7. MANUSIA DAN KEADILAN





BAB 8. MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP




BAB 9. MANUSIA DAN TANGGUNGJAWAB



BAB 10. MANUSIA DAN KEGELISAHAN

 

 
 

 
 
 

BAB 11. MANUSIA DAN HARAPAN

 
 
 

 
 
 
Dewi Ayu Kartika Blogger Template by Ipietoon Blogger Template